Selasa, 29 januari 2013.
Selamat pagi..??? hari ini mulai dengan aktifitas sepertti biasa. Membuka lepi (laptop) terus online sambil duduk minum yang hangat.....kehidupan anak kos yang modern pagi udah online tidak seperti yang lain pagi2 masih pada tidur,, apa enaknya tidur terus bangun kesiangan. Apa merak nda kualat..??? (hubungan tidur dengan kualat)..pernah dengar kata orang dulu "Bangunlah anda sebelum ayam, entar rezekimu di patok ayam" #dikutip dalam film (KETIKA CINTA BERTASBIH). setelah saya meng-observasi bahwa ternyata benar...!!! jika kita bangun kesiangan akan berdampak rezeki kita hilang bukan dipatok ayam.. Mau contoh..????
* Bangun kesiangan untuk orang yang kerja kantor = pemotongan gaji + SP1 + SP2 + SP3 = pecat.
* Bangun kesiangan untuk orang yang sekolah = dihukum + bersihkan WC + bersihkan selokan + SP = pindah sekolah (kebiasaan orang tua yang selalu membela keburukan anaknya. bukan membimbing untuk disiplin malah mengikuti kemauan anaknya yang selalu telat tiap hari.
* Bangun kesiangan untuk mahasiswa = mahasiswa yang kuliah pagi. apalagi kuliah PUKUL. 07.00, = dikeluarin dari kelas + nilai anjlok = wisuda tertunda cuma gara bangun pagi kesiangan.
Dan masih banyak lagi yang bisa membuat rezeki kita hilang pada saat pagi.. mungkin bukan dalam bentuk materi...tetapi apa yang kita perbuat bisa berefek kedepannya.
Senin, 28 Januari 2013
Senin, 10 Desember 2012
Browse > Home / / NULIS ATAU NGETIK
NULIS ATAU NGETIK
Selasa, 11 November 2012...
Tinggal 10 hari lagi...? (KIAMAT DALAM FILM ''20120'')...
saya akan mencerita akan pengalaman kemarin.;.... yach senin 10 nopember 2012, dimana hari itu hari yang mendebarkan tentang riwat hidupku yang stresssss. Diawali dengan bangun pagi sepeti biasa, sarapan seperti biasa,....yang tidak biasanya pacarku lagi sakit...terpaksa aku kekampus sendiri yang biasanya barengan...sesampainya dikampus tidak terjadi apa2.karena cerita sesungguhnya belum dimulai.....#penasaran yach...????. Mata kuliah pertama yaitu MBS (MANAJEMEN BERBASISI SANTRI/ SEKOLAH) kuliah sama seperti minggu lalu,,bulan lalu dan semester laluuu...yach memang kuliahnya tidak lepas dengan model yang sama dari mata kuliah lain contohnya....awal aku kuliah dosen akan memberikan atau menjelaskan materinya..terus dilanjutkan membaca materi yang akan dibahas selama satu semester dengan penilaiannya masing'masing...setelah itu dosen akan membagi dalam beberapa kelompok diskusi sesusai dengan jumlah materi misalnya materi ada 8 bab.? berarti kalian akan dibagi menjadi 8 kelompok itu sudah pasti. setelah dibagi..kalian akan mulai berdiskusi selama berbulan-bulan sampai materinya habis.....itu pengalamanku selama kuliah yang sekarang aku sudah semester 5. PERTANYAAN AKU ? '' APAKAH KALIAN AKAN MERASA BOSAN ?" ingat...!!!!!!!!!!! biarpun kita bego.....sama seperti kebo tapi kalau penerapannya sama dari awal kuliah kita akan merasa bosan juga...ujung''nya kita jadi malas kuliah, bolos terus merasa kita punya kekuatan yang akan membaca pikiran dosen bahwa "sedikit lagi kita akan dibagi menjadi beberapa kelompok"...karena kita sudah pernah mengalaminya...diawal mata kulia lain dan semester awal. tetapi cara ini juga efektif karena bisa memperingan kerja dosen, mempercepat kuliah (biarpun kita akan selamanya jadi kebo).
Itulah, pengalamaku bersama teman yang paling dekat....yach temanku juga sama dalam pemikirannya mengenai kata-kata diatas..Sebut namanya RAHMAT HUSAIN, orangnya manis,imut,lucu,gemesin,dan dia pakai kacamata...jadi mirip afgan gitu...tapi sayangnya itu hanya angan-angan. ingat.........!!!!!!!!!!!! dia tidak ada hubungan dengan SADDAM HUSAIN...karean aku takut entar dia ditembak, kasina dia belum kawin dan juga belum membahagiakan ortunya sama sepertiku...Ngomongin temanku ini....aku teringat kejadian kemarin setelah pelajaran MBS kita duduk dimuka kelas "berdua"......kita bukan homo dan kita juga nda pernah pacarann tapi teman iya..#hehehehe....kita sedikit berbicara panjang lebar. Dan anehnya kita bicara sambil cengar-cengir...membuat teman lain agak risih dengan kita....sampai rahmat membahas mengenai masalah internal yaitu CALON KETUM HMJ..(HMJ : Himpunan Mahasiswa Jurusan).
Rahmat : kamu mau tidak jadi calon KETUM HMJ ?
aku : apa...? saya jadi calon KETUM...? weitsssss.....nda mungkin,,,bicara didepan teman-teman sekelas aja udah seperti nyawa ditarik malaikat pencabut nyawa apalagi jadi KETUM yang harus bicara diratusan orang..
Rahmat : tenang bro...itu bukan masalah...yang penting kamu mau tidak...?
saya : mw.....!!!!!!!!!! (mw disini bukan berarti setuju melainkan tidak) kenapa harus saya...?
Rahmat : kan cuma usul aja bro...sypa tahu mau...dan memberikan perubhan...
Saya : dengan sedikit mikir aku pun bertanya balik "kalau kamu sendiri mau tidak...? jadi calonnya..,
Rahmat : kenapa tanya balik..? yahhh nggak lah...saya takut... karena tanggung jawab yagn dipegang oleh ketum itu cukup besar ditambah lagi tahun depan kita akan turun lapanga (KKS) = KKN..
saya : nah...itu tahu...
Rahmat : tahu apanya............?
Saya : apa yang kau pikirkan,,,itulah yang aku pikirkan....
Rahmat : hahahahahaha....."seperti gatotkaca"
Saya : hihihihihih "seperti kuntillbrondong"
bersambung..........
Kamis, 06 Desember 2012
Browse > Home / / Dihari yang Menangis (HUJAN)
Dihari yang Menangis (HUJAN)
Jumat, 7 Desember 2012
pertanyan yang ada dibenakku adalah "kapan terjadi kiamat...........?" banyak yang mengatakan kiamat udah dekat,, tapi apa..?. Yang mengetahui hanyalah allah, hmmmmmmmm............agak pinter sedikit,,, Yach hari ini aku bangun tepak Pukul 06.00, nggak lebih nggak kurang,,, coz mau temenin pacar ke pasar... berhubung hari ini hujan lagi "GALAU" yang terpaksa menundah untuk kebaikan.....(MAKSUDNYA...?) kalau basah''hn entar sakit terus koit/mati sypa yang tanggung jawab...? Bapak loch... Sebagai penggantinya aku buka facebook ngeliat status teman'' sypa tahu ada yang lagi GALAUUU......tetapi tidak ada yang lagi galau dengan sangat terpaksa aku kepangakaln ojek/google untuk diantarin ke alamat twitter dan akhirnya selamat tanpa tersesat.."yach jelas nda tersesat motornya kencang banget pakai mesin speedy" pas sampai ditwitter cuma liat status artis,ramalan hujan (KAPAN BERHENTI), teman yang tidak dikenal dan semuanya dech... tetapi sama saja seperti dikampung sebelah/facebook cuma liat aja,,,
kemarin aku kuliah seperti biasa diawali dengan mandi, yach jelas mandi lah............masa nda mau mandi...?nanti jadi penyebar virus-virus cinta mati,, setelah mandi aku berangkat kekampus dengan motor speedyku....heheheheh J.K....... sampai dikampus aku nunggu dosen dan teman''...........ternyat beliau berhalang untuk masuk mungkin ada kerjaan lain,,, "kita terlantar lagi dech......ada yang ngamen, ngemis,rampok dan bermacam cara agar kita tidak terlantar"...Sekarang waktu kita untuk menunggu mata kuliah berikutny 2 menit berlalu,1 jam berlalu,, 2 jam berlalu....dan akhirnya kita tidak tahu lagi waktu sebenarnya karena udah kesenangan bercerita dengan teman-teman....(SEBENARNYA MAHASISWA YANG CARI DOSEN BUKAN DOSEN CARI MAHASISWA)...Tapi itu sudah terjadi sama kita dosennya marah-marah dan mengacam "jika kalian mengulanginya kembali maka kalian cari pengganti" berarti boleh donk kalau kita POLIGAMI. Dan akhirnya selesai juga... kemudian kita mauk ke mata kulaih berikut yaitu PENDIDIKAN LINTAS BUDAYA, dan anehnya hari ini kita dibuat sesak nafas, ada yang kena serangan jantung, struk, mati,, bunuh diri....karena apa...?pengen tahu......yach benar,.. kita hari ujian pertengahan semester dan parahnya lagi semua yang dikelas tidak ada yang belajar semalam ada yang sibuk pcaran, online, mabukan, dan masih banyak lagi.....kalian pikir aja sendiri bagaimana jadinya "MENGISI JAWABAN" minta bantuann sama malaikat...? malaikat kan cuma catat baik dan buruk..... akhirnya soal sudah dibacakan...dan jumlah soalnya 5 nomor.. memang sedikit tetapi tiap nomor punya akar yang cukup panjang.....beberapa menit telah berlalu... dan akhirnya dosen berkata "30 MENIT LAGI" terdiam aku berfikir ini kerjain soal kuliah atau lagi ikut audisi MASTERCHEF INDONESIA....dan akhirnya jawaban harus dikumpul dalam hitungan sampai sepeluh.....aku belum mengumpulkan jawaban karena masih banyak yang belum dihjawab....aku ambil remote untuk memPAUSE hitungannya dan berhasil aku bisa selesai biarpun hanya asal-asal....kuliah telah selesai waktunya untuk pulang tetapi =.... apa yang terjadi teman''....LANGIT MENANGIS KEMBALI mengeluarkan air matanya cukup lebat dan membuat kampus aku terendam air.......SIAL BANGET HARI INI...
Bersambung..............
Jumat, 30 November 2012
Browse > Home / / Semangat Pagi........
Semangat Pagi........
Sabtu, 1 Desember 2012..
Semangat Pagi.......!!!!!!!!!!!1
Selamat pagi buat teman'' yang ada didunia lain,,, (maksudnya = bloger,facebook,twitter....dan masik banyak). hari ini hari yang paling indah dalam hidupku biarpun hanya sementara....coz yang biasanya sibuk dengan kuliah yang sangat padat (lebay..) padahal hanya duduk diem diruang kuliah mendengarkan ceramah dosen... Hari ku mulai dengan bangun pagi (yach ialah masa nda mau bangun'' entar dikirain udah tewas) dengan penuh semangat aku bangun dari tempat tidur untuk kemudian membersihkan tempat tidur sebagai seorang laki'' yach semi laki'' #"hahahaaa....bercanda aku masih laki-laki tulen) bangun pagi adalah kawajiban biarpun dipaksakan.. setelah selesai membersihkan tempat tidurku, kumulai dengan membuka laptop aku sambil ngeliat status (facebook) teman'' yang semuanya gaalauaaaauuuuu abisss.....sambil ditemani oleh mocca panas + gorengan = enak tenan... ....."drinnkkkkkkk....drinnnkkkkkk" Hp aku berbunyi bertanda pacarku sms,,,,, yach aku udah punya pacar namanya " NI KADEK ERNAWATI" aku sangat sayang sama pacarku ini,,,....
Bersambung....
Rabu, 28 November 2012
Browse > Home / /
Kamis, 29 November 2012....
Gila.....!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! duduk'' dikampus(kuliah) panasnya bukan main seperti kuliah didalam sebuah tungku yang panasnya hampir membakar tubuhku.......hanya duduk dengan mendengar apa kata dosen......(udah terlambat)....tapi itulah dosen mempunyai hak lebih tinggi dari pada presiden dalam mengambil keputusan...apakah kita akan dikeluarkan atau menderita lebih lama (mahasiswa abadi)......
kita Lanjut ceritanya...hari ini saya ada kuliah Pembelajaran bahasa indonesia kelas tinggi tinggi sekali....sebenarnya bosan, kebanykan temna'' hanya bercerita (gosip) yang tahulah JURUSAN PGSD kebanyakan wanita...termasuk aku,,, tapi setelah saya cek up ke dokter ternyata aku lelaki tulen.....yach memang dijurusan saya banyak sekali perempuan,,, aku tidak mengerti kenapa bisa perempuan lebih banyak dari pada lelaki...apakah ini adalah tanda'' dari kepunahan pria didunia pendidikan dan kepala rumah tangga akan berpindah menjadi perempuan (hubungannya......bodoh amat)....................Sekarang udah Pukul 13.15. waktu kuliah sudah habis dan berganti pemain (dosen) tetapi dosen tidak mau untuk keluar...apakah dia sadar atau memang lupa bahwa JAM MENGAJAR UDAH SELESAI..........!!!!!!!!!!!!!!!!! Aku sudah tidak tahan lagi...pantatku udah melepuh + bernanah = sakiiitttt..... gara duduk dari pagi pukul 08.40 yang membuat menderita,, Itulah kuliah yang sebenarnya.......\
Aku tidak tahan lagi..."tuhan dengarkan do'aku.....aku ingin pergi kedunia lain".....itulah kata''ku dalam ruang kuliah......selamat jalan semoga kita kan berjumpa di lain wakut......Bersambung
Browse > Home / / Nulis suka-suka Gue
Nulis suka-suka Gue
Kamis, 29 November 2012
NULIS SUKA-SUKA- GUE
Hari kamis hari yang keempat, dan besok hari jumat...(ya ialah masak besok hari sabtu...?) dihari ini akan dimulai dengan aktifitas kuliah yang padat, seperti pekerja kantoran, #hehheeheahhah, kuliah yang akan dimulai pukul 08.40. aku belum mandi,,,, sebagai anak kos yang selalu bangun telat itu wajar....Tapi tidak seperti gue yang harus bangun pagi untuk melakukan kegiatan yang mengeluarkan keringat...yahhh.....!! dengan cara nimbah air dari semur,, itu bisa ngeluarkan keringat dan peragangan otot tangan.....
Kuliah hari sama seperti biasanya, masuk kuliah + duduk + absen + dengar dosen bicara = sama seperti kemarin'' (kemarin orang jawa = udah lama ) bersambung.................??????????????/////
Kamis, 15 November 2012
Browse > Home / / Faktor yang mempengaruhi pendidikan
Faktor yang mempengaruhi pendidikan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Permasalahan Pokok Pendidikan
Sistem
pendidikan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sosial budaya dan
masyarakat sebagai suprasistem. Pembangunan
Sistem pendidikan tidak mempunyai ari apa-apa jika tidak sinkron dengan
pembangunan nasional. Kaitan yang erat antara bidang pendidikan sebagai sistem
dengan sosial budaya sebagai suprasistem
tersebut dimana sistem pendidikan menjadi bagiannya, menciptakan kondisi
sedemikian rupa sehingga permasalahan intern sistem pendidikan itu menjadi
kompleks. Artinya, suatu permasalahan itern dalam sistem selalu ada kaitan
dengan masalah-masalah di luar sistem pendidikan itu sendiri. Misalnya masalah
mutu hasil belajar suatu sekolah tidak dapat dilepasakan dari kondisi sosial
budaya dan ekonomi masyarakat disekitarnya, dari mana murid-murid sekolah
tersebut berasal, serta masih banyak mutu hasil belajar tersebut.
Berdasarkan kenyataan tersebut
maka penanggulangan masalah pendidikan juga sangat kompleks, menyangkut banyak
komponen, dan melibatkan banyak pihak.
1.2 Masalah
Pada
dasarnya ada dua masalah pokok yang dihadapi olh dunia pendidikan di tanah air
kita dewasa ini, yaitu :
a.
Bagaimana
semua warga negara dapat menikmati kesempatan pendidikan.
b.
Bagaimana
pendidikan dapat membekali peserta didik dengan keterampilan kerja yang mantap
untuk dapt terjun kedalam kancah
kehidupan bermasyarakat.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Faktor-Faktor yang mempengaruhi Berkembangnya Masalah
Pendidikan
Permasalahan pokok pendidikan
merupakan masalah pembangunan mikro, yaitu masalah-masalah yang berlangsung
didalam sistem pendidikan itu sendiri. Masalah mikro tersebut berkaitan dengan
masalah makro pembangunan, yaitu masalah diluar sisitem pendidikan, sehingga
juga harus diperhitungkan didalam memecahkan masalah mikro pendidikan. Masalah
makro ini berupa antara lain masalah perkembangan internasional, masalah
demografi, masalah politik, ekonomi dan sosial budaya, serta masalah perkembangan regional. Dan selanjutnya
akan mengemukakan masalah-masalah makro yang merupakan faktor-faktor yang
mempengaruhi berkembangnya masalah pendidikan, yaitu:
1.
Perkembangan
iptek dan Beni.
2.
Laju
pertumbuhan penduduk.
3.
Aspirasi
Masyarakat
4.
Keterbelakangan
budaya clan sarana kehidupan.
2.1.1
Perkembangan
Iptek dan Seni
a.
Perkembangan
Iptek
Terdapat hubungan yang eras
antara pendidikan dengan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi). Ilmu
pengetahuan merupakan hasil eksplorasi secara sistem dan terorganisir mengenai
alam semesta, dan teknologi adalah penerapan yang direncanakan dari ilmu pengetahuan
untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.
Sebagai contoh betapa eratnya
hubungan antara pendidikan dengan iptek itu, misalnya sering suatu teknologi
baru yang dugunakan dalam suatu proses
produksi menimbulkan kondisi ekonomi sosial baru lantaran perubahan persyaratan
kerja, dan mungkin juga penguraian jumlah tenaga kerja atau jam kerja,
kebutuhan bahan-bahan varu, sistem pelayanan baru, sampai berkembangnya gaya
hidup baru, kondisi tersebut minimal dapat mempengaruhi perubahan isi
pendidikan dan metodenya, bahkan mungkin rumusan baru tunjangan pendidikan ,
otomatis juga sarana penunjangnya seperti sarana laboratorium dan ketenangan.
Semua tersebut tentu membawa masalah dalam skala nasional yang tidak sedikit
memakan biaya.
b.
Perkembangan
Seni
Kesenian merupakan aktivitas
berkreasi manusia, secara individual ataupun kelompok yang menghasilkan sesuatu
yang indah. Berkesenian menjadi kebutuhan hisup manusia. Malalui kesenian
manusia dapat menyalurkan dorongan berkreasi (mencipt) yang bersifat orisinil
(bukan tiruan) dan dorongan spontanitas dalam menemukan keindahan. Seni
membutuhkan pengembangan.
Dengan memperhatikan
alasan-alasan diatas maka sudah seyogianya jika dunia seni dikembangkan melalui
sistem pendidikan secara terstruktur dan
terprogram. Pengembangan kualitas seni secara terprogram menuntut tersedianya
sarana pendidikan. Disinilah timbulnya masalah pendidikan kesenian yang
mempunyai fungsi begitu penting tetapi di sekolah –sekolah saat ini menduduki
kelas dua. Pendidikan kesenian baru terlayani setelah program studi yang lain
terpenuhi pelayanannya. Itulah sebabnya mengapa kesenian tidak termasuk
ebtanas, disamping juga sulit menyediakan
tenaga pendidiknya. Lagi pula sarana penunjang umumnya tidak tersedia
secara memadai karena mahal.
2.1.2
Laju
Pertumbuhan Penduduk
Masalah
kependudukan dan kependidikan bersumber pada 2 hal, yaitu:
a.
Menurut
Emil Salim (Conny R. Semiawan, 1991: 18) Gambaran pertambahan penduduk adalah
sebagai berikut:
Dari
sekarang hingga abad XXI, terus menerus bahan pendudukan akan terjadi
pertambahan jumlah penduduk meskipun gerakan berhasil. Sebabnya karena tingkat
kematian menurun labih cvepat yaitu sebesar
4.5 % dari turunnya tinggi kelahiran, yait6u sebesar 3,5 %. Hal tersebut
juga mengakibatkan berubahnya susunan umur
penduduk. Dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka penyedian prasarana
dan sarana pendidikan serta komponen penunjang terselenggaranya pendidikan
harus ditambah. Dan ini berarti beban pembangunan nasional menjadi bertambah.
Dan juga terjadi pergeseran permintaan akan fasilitas pendidikan, yaitu untuk
sekolah lanjutan cenderung lebih meningkat dibanding dengan permintaan akan
fasilitas sekloah dasar. Sebagai akibat lanjutan, permintaan untuk lanjut ke
perguruan tinggi juga meningkat, khusus untuk penduduk usia tua yang jumlahnya
meningkat perlu disediakan pendidikan nonformal.
b.
Penyebaran
Penduduk
Penyebaran penduduk diseluruh
pelosok tanah air tidak merata. Ada
daerah yang dapat penduduk, terutama dikota-kota besar dan daerah yang padat
penduduk, terutama dikota-kota besar dan daerah yang penduduknya jarang yaitu
didaerah pedalaman khususnya didaerah terpencil yang berlokasi dipegunungan dan
pulau-pulau. Sebaran penduduk seperti digambarkan itu menimbulkan kesulitan
dalam hal penyediaan dan penempatan guru. Disamping sebaran penduduk seperti
digambarkan itu dengan pols yang static (di kota padat, di desa jarang) juga
perlu diperhitungkan adanya arus perpindahan penduduk dari desa ke kota
(urbanisasi) yang terusw menerus terjadi. Peristiwa ini menimbulkan pola yang
dinamis dan labil yang lebih menyulitkan perencanaan penyediaan sarana
pendidikan. Pola yang labil ini juga merusak pola pasaran kerja yang seharunya
menjadi acuan dalam pengadaan acuan dalam pengadaan tenaga kerja.
2.1.3
Aspirasi
Masyarakat
Dalam dua warsa terakhir ini,
aspirasi masyarakat dalam banyak hal meningkat, khususnya aspirasi terhadap
pendidikan hidup yang sehat, aspirasi terhadap pekerjaan , kesemuanya ini
mempengaruhi peningkatan aspirasi terhadap pendidikan. Pendidikan dianggap
memberikan jaminan bagi peningkatan taraf hidup dan pendakian ditangga social.
Sebagai akibat dari meningkatnya aspirasi terhadap pendidikan maka orang tua
mendorong anaknya untuk bersekolah, agar nantinya anak-anaknya memperoleh
pekerjaan yang lebih baik daripada orang tuanya sendiri. Apa akibat yang timbul
dari perubahan social tersebut? Gejala yang timbul ialah membanjinya pelamar
pada sekolah-sekolah. Arus pelajar menjadi meningkat. Di kota-kota, di samping
pendidikan formal mulia bermunculan beraneka ragam penidikan nonformal.
2.1.4
Keterbelakang
Budaya dan Sarana Kehidupan
Keterbelakang budaya adalah suatu
istilah yang diberikan oleh sekelompok masyarkat (yang menganggap dirinya sudah
maju) kepada masyarakat lain pendukung suatu budaya, kebudayaanya dipadang
sebagai sesuatu yang bernilai dan baik. Terlepas dari kenyataan apakah
kebudayaannya tersebut tradisional atau sudah ketinggalan zaman. Karena itu
penilaian dari masyarakat luar itu dianggap subjektif. Semestinya masyarakat
luar bukan harus menilainya hanya melihat bagaimana kesesuaia n kebudayaan
tersebut dengan tuntutan zaman. Dan
bukankah pendidikan mempunyai misi sebagai transformasi budaya (dalam hali ini
adalah kebudayaan nasional). Sebab sebagai system pendidikan yang tangguh
adalah yang bertumpu pada initnya sehingga tidak pernah ketinggalan zaman. Jika
system pendidikan dapat menggapai masyarakat terbelakang kebudayaannya berarti
melibatkan mereka untuk berperan serta dalam pembangunan.
2.2 Permasalahan Atual Pendidikan dan
Penaggulangannya
2.2.1
Permasalahan
Aktual Pendidikan di Indonesia
Pendidikan selalu menghadapi
masalah, karena selalu terdapat kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan
hasil yang dapat dari proses pendidikan. Permasalahan aktual berupa kesenjangan
–kesenjangan yang pada saat ini kita hadapi dan terasa mendesak untuk
ditanggulangi. Beberapa masalah aktual pendidikan yang akan dikemukakan
meliputi masalah-masalah keutuhan pencapaian sasaran, kurikulum, peranan guru
pendidikan dasar 9 tahun, dan pendayagunaan teknologi pendidikan. Dahulu sebuah
sekoplah sudah dapat beroperasi jika ada murid , guru,dan ruangan tempat
belajar dengan beberapa sarana seperlunya. Guru merupakan satu-satunya sumber ,
ia menjadi pusat tempat bertanya. Tugas guru memberikan ilmu pengetahuan kepada
murid. Cara demikian dipandang sudah memadai karena ilmu pengetahuan guru dalam
berkembang. Cakupannya masih terbatas.
Guru mendudukan dirinya hanya
sebagai bagian dari sumber belajar. Beraneka ragam sumber belajar yang hanya
justru dapat ditemukan diluar diri guru seperti perpustakaan, taman bacaan,
museum, toko buku, berbagai media massa,
lembaga-lembaga sosial, orang-orang pintar, kebun binatang, alam dan lingkungan
sekitar, dan lain-lain. Sebagaimana Comenius pernah mengingatkan bahwa alam ini
adalah buku besar yang sangat lengkap isinya.
2.2.2
Masalah
Pendidikan Dasar 9 Tahun
Keberadaan pendidikan dasar 9
tahun mempunyai landasan yang kuat. UU RI Nomor 2 Tahun 1989 Pasa; 6 menyatakan
tentang hak warga negara untuk mengikuti pendidikan sekurang-kurangnya tamat
pendidikan dasar, dan Pasal 13 menyatakan tujuan pendidikan dasar, Pasal 2
menyatakan bahwa pendidikan 6 tahun di SD dan program pendidikan 3 tahundo SLTP, pasal 3 memuat
tujuan pendidikan dasar yaitu memberikan bekal kemampuan dasar kepada peserta
didik untuk mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggita masyarakat,
warga negara, dan anggota umat manusia, serta mempersiapkan peserta didik untuk
mengikuti pendidikan menengah.
2.2.3
Upaya
Penanggulangan
Beberpa upaya yang perlu
dilakukan untuk menanggulangi masalah-masalah aktual seperti telah dikemukakan
pada butir 1, anatara lain sebagai berikut:
a.
Pendidikan
afektif perlu ditingkatkan secara terprogram tidak cukup berlangsung hanya
secara insidental.
b.
Pelaksanaan
Ko dan ekstrakulikuler dipekerjakan dengan penuh kesungguhan dan hasilnya
diperhitungkan dalam menetapkan nilai akhir ataupun pelulusan.
c.
Pemilihan
siswa atas kelompok yang akan melanjutkan belajar ke perguruan tinggi dengan
yang akan terjun ke masyarakat merupakan hal yang prinsip karena pada dasarnya
tidak semua siswa secara potensial mampu belajar di perguruan tinggi.
d.
Oleh
karena itu perlu disusun rancangan yang mantap untuk itu. Misalnya anatara lain
sekolah menengah kejuruan tingkat atas diperbanayak denagn berbagai jenisnya .
di segi lain pendirian perguruan tinggi swasta dibatasi dan akreditasi terhadap
PTS diperketat.
e.
Pendidikan
tenaga kependidikan (prajabatan dan dalam jabatan) perlu diberi perhatian
khusus, oleh karena tenaga kependidikan khususnya guru menjadi penyebab utama
lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas untuk pembanguanan.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Misi
pendidikan ialah menyiapakan sumber daya manusia untuk pembangunan, karena itu
pendidikan selulu menghadapi masalah. Sebabnya karena pembangunan sendiri
selalu mengikuti tuntutan zaman yang selalu berubah. Masalah yang dihadapi
dunia pendidikan sangat luas dan kompleks. Oleh karena itu agar masalah-masalah
pendidikan dapat dipecahkan , maka diperlukan rumusan tentang masalah-masalah
pendidikan yang bersifat pokok yang dapat dijadikan acuan bagi pemecahan
masalah-masalah praktis yang timbul dalam praktek pendidikan dilapangan.
3.2 Saran
Upaya
pemecahan masalah mutu pendidikan dalam garis besarnya meliputi hal-hhal yang
bersifat fisik clan perangkat lunak,personalia, dan manajemen sebagai berikut:
a.
Seleksi
yang lebih rasional terhadap masukan mentah, khususnya untuk SLTA dan PT.
b.
Pengembangan
kemampuan tenaga kependidikan melalui studi lanjut, misalnya berupa. pelatihan,
penataran, seminar, kegiatan-kegiatan kelompok studi seperti PKG dan lain-lain.
c.
Penyempurnaan
kurikulum, misalnya dengan memberi materi yang lebih esensial dan mengandung
muatan lokal, metode yang menantang dan menggairahkan belajar, dan melaksanakan
evaluasi yang beracuan PAP.
d.
Pengembangan
prasarana yang menciptakan lingkungan yang tenteram untuk belajar.
e.
Penyempurnaan
sarana belajar seperti buku paket , media pembelajaran dan peralatan
laboratorium.
f.
Peningkatan
administrasi manajemen khususnya yang mengenai anggaran.
DAFTAR PUSTAKA
Conter for Information Office of
Educational and Cultural Research and Development Ministry of Education and
Culture. 1990 Educational Indicators:
Indonesia. Jakarta.
Director General of Primary and
Secondary Education. 1990. Bries Information
on Primary and Secondary Education. Jakarta.
Ditjen Dikti, Depdikbud. 1992. Pengembangan
dan Inovasi Kurikulum. Jakarta: Depdikbud
Krathwohl, David R. dan Bloom,
Benyamin S. 1974. Taxonomy of Educatioral
Objectives (Handbook II: Affective Domain). New York: David Mc Kay Co0 Inc.
Henry, Levin M. 1983. Cost Effectiveness A Primer London: Sage Publications
Sjafei. Mohammad. 1979. Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: Yayasan Proklamasi CSIS.
Pigozzi, Mary J dan Cieutat,
Victor J. 1988. Education And Human
Resources Sector Assessment. Florida State University.
Santoso, Slamet Iman. 1980. Laporan Komisi Pembaharuan Pendidikan
Nasional. Jakarta: Depdikbud.
Tirtaraharja, Umar. 1990. Laporan Komisi Pembaharuan Pendidikan
Nasional. Jakarta: Depdikbud.
Rabu, 14 November 2012
Selasa, 13 November 2012
Senin, 12 November 2012
Browse > Home / /
Hahahahahahaha........................................hahahahahahah,,,,,, ada yang lucu...?,, eits..!!! jangan senyum...sudah gue bilang jangan ketawa.... ya sudah tersenyum saja...Tadi gue dikampus lagi presentasi mengenai...????? sudah lupa.... kami kelompok 6.Hanya ada 3 orang..Prof. Dr. ir Nurmansyah Litod S,Pd terus ada ibu Lian Umar S,Pd dan Satu orang lagi yang paling baik,romantis dan tidak homo (sombong) Bapak Arif Suharto "sory nda pakai gelar....karena saya belum naik haji..hubungannya...? bodoh amat..."....ada-ada saja kejadian dikelas... kalian pasti sudah tahu kegiatan belajar di Indonesia kalau tidak ada guru dan dosen. pastinya yach bermain,,,,,kalau anak kuliahan pastinya
*^&Perempuan : ngegosip
*^&Perempuan : ngegosip
%^$^laki-laki : ngerokok, dan ngegosip......dan paling parah lagi pasangan'' dikelas.. contohnya Be&^& dan SUme%&^$* atau sebut saja papi dan mami.. sebenarnya paling cocok majikan dengan sopir...mereka ini adalah pasangan yang paling alay...gila....paling alay sedunia kelas....
sory harus bersambung...karena ada kuliah lagi MATIMATIJO....tengah hari bikin bosan untuk mikir OTAK..BERsambung...dah...dah yu BAY...BAY....EMMMMuach.......#kampret,....gue laki""
Browse > Home / / KISAH CINTA_
KISAH CINTA_
Selasa, 12 Novvember 2012.......................mati Lampu, terus nda Genset...#nggak nyambung..? bodoh amat... Amat saja nggak mikirin. kalian pernah dengan pribahasa atau apalah... Contohnya " demi cinta,, laut ku seberangi,,, gunung ku daki.." tapi mereka nda sadar seandainya Meraka nda kembali yang repot siapa ????? #gila..!!!!! yang repot TIM SAR...nyariin kamu sampai berhari-hari;.
Zaman sekarang nda kuliah sama saja dengan bohong =. itu kata orang yang berfikir pendek. memang ada benarnya sih, apalagi perempuan sekarang suka kalau bukan PNS,ANGGOTA,......... atau anak kuliahan. yups,,,,,,,.
bersambung.....1
Zaman sekarang nda kuliah sama saja dengan bohong =. itu kata orang yang berfikir pendek. memang ada benarnya sih, apalagi perempuan sekarang suka kalau bukan PNS,ANGGOTA,......... atau anak kuliahan. yups,,,,,,,.
bersambung.....1
Rabu, 24 Oktober 2012
Browse > Home / / KETERAMPILAN DASAR DALAM PEMBELAJARAN TERPADU
KETERAMPILAN DASAR DALAM PEMBELAJARAN TERPADU
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 KEGIATAN BELAJAR 1
Keterampilan
Membuka dan Menutup Pelajaran dalam Pembelajaran Terpadu
2.1.1 Pengertian
Keterampilan membuka pelajaran merupakan keterampilan yang berkaitan dengan
usaha guru dalam memulaib kegiatan pembelajaran, sedangkan keterampilan menutup
pelajaran adalam keterampilan yang berkaitan dengan usaha guru dalam mengakhiri
kegiatan pembelajaran. Sesungguhnya, dalam suatu kegiatan pembelajaran,
kegiatan membuka dan menutup pelajaran tidak hanya terjadi pada awal dan akhir
kegiatan pembelajaran saja, tetapi dapat pula terjadi beberapa kali selama
kegiatan pembelajaran berlangsung, yaitu pada awal dan akhir setiap penggal
kegiatan pembelajaran. Misalnya, pada satu kegiatan pembelajaran dibahas
beberapa topic / pokok bahasan dalam satu tema. Pada awal dan akhir pembahasan
setiap topic / pokok bahasan tersebut guru dapat melakukan kegiatan membuka dan
menutup pelajaran.
2.1.2 Manfaat
Keterampilan membuka pelajaran dalam pembelajaran terpadu dapat memberi
manfaat untuk :
1.
Memantapkan mental siswa memasuki kegiatan inti
pembelajaran
2.
Membangkitkan motovasi danperhatian siswa dalam
mengikuti kegiatan pembelajaran
3.
Memberikan gambaran yang jelas tentang aktivitas
belajar yang akan dilakukan
4.
Menyadarkan
siswa akan adanya keterkaitan antara pengalaman yang sudah dimiliki
dengan tema yang akan dipelajari.
Keterampilan menutup pelajaran dalam pembelajaran terpadu dapat memberi
manfaat untuk :
1.
Memantapkan pemahaman siswa terhadap proses dan hasil
belajar yang telah dilaluinya
2.
Mengetahui tingkat keberhasilan daripelaksanaan
pembelajaran terpadu
3.
Menetapkan kegiatan tindak lanjut yang hrus dilakukan
siswa untuk mengembangkan kompetensi yangtelah dikuasainya.
2.1.3
Komponen
Keterampilan membuka Pelajaran
1.
Menumbuhkan Perhatian Siswa
Perhatian merupakan salah satu prinsip yang diperlukan dalam belajar. Jika
ingin berhasil dalam menarik perhatian siswa, guru bisa melakukannya dengan
berbagai cara, diantaranya :
a.
Variasi gaya
mengajar guru
b.
Pengunaan
pembelajaran yang tepat dan dapat menarik perhatian siswa
c.
Pengunaan
pola interaksi pembelajaran yang bervariasi
2.
Membangkitkan Motivasi Siswa
a.
Memperlihatkan
sikap hangat dan antuasias
b.
Menimbulkan
rasa ingin tahu
c.
Mengemukakan
ide yang bertentangan
d.
Memperhatikan
minat siswa
3.
Memberi Acuan
a.
Mengemukakan
tujuan dan batas tugas
b.
Menjelaskan
langkah pembelajaran
c.
Mengingaktkan
inti tema yang akan dipelajari
d.
Mengajukanpertanyaan
4.
Membuat Kaitan
2.1.4
Komponen
Keterampilan Menutup Pelajaran
Untuk menutup pelajaran dalam pembelajaran terpadu guru harus memperhatikan
komponen-komponen keterampilanya yakni :
1.
Meninjau
kembali materi pelajaran yang telah dibahas
2.
Melakukan
penilaian untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa
2.2
KEGIATAN BELAJAR 2
Keterampilan
Menjelaskan dan Bertanya dalam pembelajaran Terpadu
2.2.1 Pengertian
Keterampilan bertanya merupakan kemampuan guna untuk memperoleh informasi
tentang sesuatu objek yang ditanyankan dan meningkatkan terjadinya interaksi
pembelajaran yang efektif.
2.2.2 Manfaat
Keterampilan dalam pembelajaran terpadu dapat memberi manfaat diantaranya
untuk :
1.
Membantu
siswa memahmi berbagai konsep dari tema yang dipelajari
2.
Meningkatkan
keterlibatan siswa dalam memecahkan berbagai masalah
3.
Memperkirakan
tingkat pemahaman siswa terhadap penjelasan yang diberikan
4. Meningkatkan
efektifitas pembicaraan di kelas sehingga benar-benar merupakan penjelasan yang bermakna bagi siswa
5.
Membantu
siswa menggali pengetahuan dari berbagai sumber
6.
Mengatasi
kekurangan berbagai sumber belajar yang diperlukan
7.
Menggunalan
waktu secara lebih efektif dan efisien
Keterampilan bertanya dalam pembelajaran terpadu dapat memberi menfaat
diantaranya untuk mengarahkan siswa lebih efektif mempelajari sesuatu tema dari
berbagai aspek yang terintegrasi :
1.
Meningkatkan
kegiatan belajara yang lebih bervariasi dan bermakna
2.
Mendorong
siswa untuk berperan sebagai sumber informasi
3.
Memupuk
kebiasaan siswa untuk selalu bertanya
4.
Meningkatkan
keterlibatan siswa secara mental
5.
Menumbuhkan
keberanian siswa
6.
Menguji
pemahaman siswa terhadap materi yang telah dibahas
2.2.3 Komponen
Keterampilan Menjelaskan
Merencanakan isi tema pembelajaran terpadu yang akan dijelaskan merupakan
tahap awal keberhasilan dari kegiaatan menjelaskan. Dalam merencanakan isi tema
pembelajaran terpadu ini perlu memperhatikan hal penting berikut :
1.
Isi tema yang akan dijelaskan harus dianalisis secara
keseluruhan termasuk unsur-unsur yang berkait dalam isi tema tersebut.
2.
Isi tema mencerminkan inti atau esensi dari kompetensi
dasar dan indicator-indikator pada masing – masing mata pelajaran.
3.
Isi tema memiliki signifikansi atau memiliki tingkat
keberatian yang tinggi bagi siswa.
4.
Isi tema mengandung nilai guna bagi kehidupan siswa
atau menunjang kecakapan hidup.
Komponen-komponen menjelaskan diantaranya :
1.
Kejelasan
Kejelasan
ini biasanya menyangkut hal-hal berikut :
a.
Kelancaran dan kejelasan ucapan dalam berbicara.
b.
Susunan kalimat yang digunakan.
c.
Penggunaan istilah.
2.
Pengunaan
contohv dan ilutsrasi
3.
Pemberiaan
tekanan
4.
Umpan balik
2.2.4 Komponen-Komponen
Keterampilan Bertanya
Komponen-komponen keterampilan
bertanya sebagai berikut :
1.
Pengungkapan
pertanyaan yang jelas dan singkat sehingga mudah dipahami oleh para siswa
2.
Pemberian
acuan. Pertanyaan yang disampaikan guru dalam suatu proses pembelajaran akan
dijawab dengan benar oleh siswa jika siswa tersebut mengetahui hal-hal yang
berkaitan dengan pertanyaan tersebut.
3.
Pemusatan
dalam keterampilan bertanya dimaksudkan untuk memfokuskan perhatian siswa pada
inti materi pembelajaran tertentu yang dipelajari.
4.
Pemindahan
giliran dan penyebaran pertanyaan untukpenguasaan guru dalam melaksanakan
kegiatan pembelajaran terpadu.
5.
Pemberian
waktu belajar. Setelah mengajukan suatu pertanyaan, guru perlu memberikan waktu
kepada siswa untuk memikirkan jawaban yang tepat atas pertanyaan tersebut,
terlebih untuk pertanyaan-pertanyaan yang cukup kompleks.
6.
Pemberian
tuntunan
2.3 KEGIATAN BELAJAR 3
Keterampilan
Memberi Penguatan dan Variasi dalam Pembelajaran Terpadu
2.3.1
Pengertian
Penguatan pada dasarnya merupakan suatu respon yang diberikan oleh guru
terhadap perilaku atau perbuatan siswa yang dianggap positif, dan menyebabkan
kemungkinan berulangnya kembali atau meningkatnya perilaku tersebut.
2.3.2 Manfaat
Secara spesifik manfaat yang dapat diperoleh guru dengan menguasai
keterampilan memberi penguatan dalam pembelajaran terpadu diantaranya untuk :
1.
Membangkitkan
dan memelihara perhatian dan motivasi belajar siswa terhadap tema-tema yang
disajikan dalam pembelajaran.
2.
Memberikan
kemudahan kepada siswa untuk mempelajari isi tema.
3.
Mengontrol
dan memodifikasi tingkah laku siswa.
4.
Menumbuhkan
rasa percaya didi siswa.
5.
Memelihara
iklim kelas uang kondusif.
Sedangkan keetrampilan mengadakan variasi dalam pembalajaran terpadu dapat
memberi manfaat diantaranya untuk :
1.
Menumbuhkan
dan meningkatkan motivasi dan perhatian siswa terhadap tema pembelajaran yang
dibahas dan keterkaitan – keterkaitan di dalam yang ada dalam tema tersebut
2.
Memberikan
kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan rasa ingin tahu tentang sesuatu
yang baru dalam suatu tema yang dipelaarinya.
3. Memupuk perlaku positif siswa
terhadap guru yang telah melakukan proses pembelajaran dengan lebih hidup dan
bervariasi
4.
Menghindarkan
siswa dari proses pembelajaran yang membosankan dan monoton
5. Meningkatkan
kadar keaktifan dan keterlibatan siswa dalam berbagai pengalaman pembelajaran
yang menarik dan terarah
6.
Melayani
karakteristik siswa dan gaya belajarnya yang beraneka ragam.
2.3.3 Komponen
Pada Keterampilan Memberi Penguatan
Keterampilan memberi penguatan bisa dilakukan dalam bentuk verbal dan
non-verbal. Penguatan verbal maksudnya adalah penguatan yang dilakukan secara
verbal melalui kata-kata atau kalimat, sebaliknya penguatan non-verbal tidak
dilakukan melalui kata-kata atau kalimat.
1. Penguatan verbal
Penguatan yang dilakukan secara verbal merupakan penguatan yang dilakukan
paling sederhana digunakan dalam kegiatan pembelajaran tepadu. Dikatakan
sederhana karena hanya menggunakan kata-kata atau kalimat saja. Namun demikian
jenis penguatan ini tidak bisa dianggap mudah, sebab jika salah dalam
penerapannya akan mengakibatkan efek yangkurang menguntungkan. Misalnya, guru
menyampaikannya pada situasi yang tidak tepat atau keliru dalam memilih
kata-kata atau kalimat. Bentuk penguatan verbal ini bisa berupa kata-kata atau
kalimat pujian, dukungan, pengakuan atau dorongan yang dapat menguatkan
tingkah laku dan penampilan siswa.
2.
Penguatan Non Verbal
Penguatan Non Verbal dalampelaksanaan pembelajaran terpadu bisa ditunjukkan
dengan cara-cara seperti : raut wajah atau mimik muka, gerakan atau isyarat
badan, gerak mendekati siswa, sentuhan, kegiatan yang menyenangkan, symbol atau
tanda dan penguatan dengan benda-barang.
Agar penguatan yang diberikan guru dapat berfungsi secara efektif dan dapat
memperlancar pencapaian kompetensi dasar oleh siswa maka dalam pelaksanaan
pembelajaran terpadu guru hendaknya memperhatikan enam prinsip sebagai berikut
:
1.
Pemberianpenguatan
harus disertai sikap kehangatan dan keantusiasan dari guru yang dapat
ditunjukkan raut muka berseri dan senyuman
2.
Penguatan
yang diberikan harus bermakna bagi siswa sehingga siswa termotivasi untuk
meningkatkan prestasi belajarnya
3.
Penguatan
yang diberikan harus menghindari segala jenis respon negatif seperti kata-kata
kasar, cercaa,, hukuman, hinaan atau ejekan.
4.
Penguatan
yang diberikan harus memiliki sasaran yang jelas.
5.
Penguatan
harus diberikan dengan segera setelah siswa menunjukkan respon yang diharapkan.
6.
Penguatan
yang diberikan harus bervariasi, tidak sebaliknya monoton danmembosankan.
2.3.4 Komponen
Keterampilan Mengadakan Variasi
1.
Variasi dalam Gaya Mengajar
Secara
garis besar, hal-hal yang berkaitan dengan gaya mengajar yang dapat
divariasikan oleh seorang guru berkisar pada butir-butir berikut :
a.
Penggunaan
variasi suara
b.
Variasi
dengan pemusatan perhatian
c.
Variasi
dengan kesenyapan
d.
Variasi
dengan kontak pandang
e.
Variasi
dengan gerakan badan dan mimic
f.
Variasi
dengan perubahan posisi guru
2.
Variasi dalam pola interaksi
Pembalajaran
Variasi dalam pola interaksi guru-siswa yang bisa dikembangkan dalam
pelaksanakan pembelajaran terpadu terdiri atas.
a. Pola
interaksi satu arah. Pola ini dilakukan biasanya dengan pertimbangan bahwa
materi tema tersebut dianggap cukup sulit sehingga guru memandang perlu untuk
dijelaskan secara lebih terperinci dan tuntas. Jika tidak dijelaskan seperti
itu dokhawatirkan akan terjadi kesalahan pemahaman terhadap konsep-konsep yang
ada dalam materi tema yang dibahas.
b. Pola
interaksi dua arah. Pola ini merupakan pengembangkan dari pola pertama yang
divariasikan dengan metode tanya jawab.
c. Pola
interaksi banyak arah. Pola ini menuntut aktivitas siswa yang lebih tinggi
disbanding kedua pola di atas, dimana interaksi yangterjadi tidak hanya guru
dengan siswa, tetapi juga interaksi antarsiswa dengan siswa – siswa.
3.
Variasi dalam Penggunaan Media
Menurut hasik riset yang dilakukan oleh British Audio-Visual Association
menyatakan bahwa rata-rata jumlah informasi yang diperoleh seseorang melalui
indera menunjukkan komposisi sebagai berikut :
75% melalui
indera penglihatan (visual)
13% melalui
indera pendengaran (auditori)
6% melalui
indera sentuhan dan perabaan
6% melalui
indera penciuman dan lidah
a. Media Visual
Media visual yakni media yang hanya dapat dilihat. Media visual terdiri
atas media yang dapat diproyeksikann dan media yang tidak dapat diproyeksikan.
Media visual yang diproyeksikan pada dasarnya merupakan media yang menggunakan
alat proyeksi di mana gambar atau tulisan akan nampak pada layar. Media
proyeksi ini bisa berbentuk media proyeksi diam misalnya gambar diam dan
proyeksi gerak misalnya gambar bergerak.
Gambar diam atau gambar mati adalah gambar-gambar yang disajikan secara
fotografik atau seperti fotografik, misalnya gambar tentang manusia, binatang,
tempat. Tempat atau objek lainnya yang ada kaitannyadengan bahan/isi tema yang
diajarkan. Gambar diam ada sifatnya tunggal ada juga yang berseri, yaitu berupa
sekumpulan gambar diam paling berhubungan satu dengan lainnya. Keuntungan yang
bisa diperoleh dengan menggunakan media gamar diam ini, diantaranta (a) media
ini dapat menerjemahkan ide/gagasan yang sifatnya abstrak menjadi lebih
konkret, (b) banyak tersedia dalam buku-buku, majalah, surat kabar, kalender
dan sebagainya (c) mudah menggunakannya dan tidak memerlukan peralatan lain (d)
tidak mahal bahkan mungkin tanpa mengeluarkan biaya untuk pengadaannya (e)
dapat digunakan pad asetiap tahap pembelajaran dan sesama tema. Gambar diam
juga merupakan media dimensi dan tidak bisa menimbulkan gerak.
1) Media grafis
adalah media pandang dua dimensi
2) Mediamodel
adalah media tiga dimensi yang sering digunakan dalam pembelajaran terpadu di
kelas awal sekolah dasar.
3) Media realia
merupakan alat bantu visual dalam pembelajaran yang berfungsi memberikan
pengalaman langsung kepada siswa
b. Media Audio
Media Audio adalah media yang mengandung pesan dalam bentuk auditif (hanya
didengar) yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa
untuk mempelajari isi tema. Contoh media audio, yaitu program kaset suara dan
program audio.
Terdapat beberapa pertimbangan yang harus
diperhatikan apabila kita akan menggunakan media audio di sekolah dasar yaitu :
1.
Media ini
hanya akan mampu melayani secara baik siswa yang sudah memiliki kemmapuan dalam
berfikir abstrak
2. Media ini
memerlukan pemusatan perhatian yang lebih tinggi dibandingkan media lainnya
3.
Karena
sifatnya yang auditif
c. Media audio visual
Media ini merupakan kombinasi dari media audio dan media visual atau biasa
disebut media pandang-dengar. Contoh dari media visual ini di antaranya program
televisi / video pendidikan / intruksional, program slide suara dan
sebagainya.
Langganan:
Postingan (Atom)







